LIVE TV

Home / Internasional

Kamis, 11 Februari 2021 - 15:51 WIB

Australia Batalkan Peringatan Tsunami Usai Mengalami Gempa M 7,7

Sydney – Australia dan Selandia Baru membatalkan peringatan tsunami usai gempa magnitude 7,7 terjadi di Pasifik Selatan pada Kamis (11/2).

Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa itu.

Badan pengawas tsunami di sekitar lokasi gempa telah mengeluarkan imbauan pada warga agar menjauhi pantai dan pesisir karena ada risiko gelomba air laut yang tidak biasa.

Peringatan itu kemudian ditarik, lalu otoritas di Australia dan Selandia Baru menyampaikan ancaman tsunami telah lewat.

Baca Juga  Presiden Rusia Akan Gelar Vaksin COVID-19 Massal Gratis Untuk Warganya

“Berdasarkan pemodelan terbaru dan penurunan amplitudo tsunami di North Cape, Great Barrier Island, dan East Cape, ancaman tsunami telah berlalu untuk Selandia Baru,” kata National Emergency Management Agency Selandia Baru, dilansir Reuters.

Australia yang sebelumnya menyatakan ‘tsunami terkonfirmasi’ membatalkan peringatan tsunami untuk penduduk di Pulau Lord Howe yang berjarak 500 km arah timur daratan Australia.

Menurut The European Mediterranean Seismological Centre (EMSC), sumber gempa magnitudo 7,7 di Pasifik Selatan berada 417 km arah timur Tadine, Kaledonia Baru, di kedalaman 10 km.

Baca Juga  Presiden Rusia Kembali Kutip Ayat Al-Quran Saat Pidato

Gempa susulan terjadi setidaknya tiga kali di area itu dengan magnitudo antara 5,7 hingga 6,1 selama sekitar 1 jam.

Sistem pengawas tsunami Amerika Serikat sempat menyatakan terdapat potensi tsunami di Vanuatu, Fiji, dan Selandia Baru. Gelombang dikatakan mencapai 1 meter di atas permukaan air pasang.

(Egi Saefullah Achmad)

Share :

Baca Juga

Terungkap, PM Pakistan Akui Israel karena ditekan Negara lain

Internasional

Terungkap, PM Pakistan Akui Israel Karena Ditekan Negara Lain

Internasional

Eratkan Hubungan Bilateral RI-UEA, Abu Dhabi Abadikan Nama Presiden Joko Widodo Menjadi Nama Jalan
Maskapai AS United Air Berencana PHK 16.370 Karyawan. Mulai 1 Oktober

Internasional

Maskapai AS United Air Berencana PHK 16.370 Karyawan. Mulai 1 Oktober

Internasional

Akan Selidiki Asal-Usul Virus Covid-19, Tim WHO Telah Tiba di Wuhan
Dilanda Badai Topan Haishen Bergerak Kearah Korea Selatan Usia Menerjang Jepang.

Internasional

Dilanda Badai Topan Haishen Bergerak Kearah Korea Selatan Usia Menerjang Jepang.
Presiden AS Trump Dinyatakan Negatif dari Covid-19

Internasional

Presiden AS Trump Dinyatakan Negatif dari Covid-19
austria

Internasional

AS dan Rusia Memulai Pembicaraan Nuklir di Austria

Internasional

Joe Biden Desak Militer Myanmar untuk Lepas Kekuasaan Usai Kudeta