LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Rabu, 30 September 2020 - 23:09 WIB

Di Penghujung Jabatannya Sebagai Kapolri, Idham Aziz Tetap Professional Tangani Kasus Pengadaan IT

JAKARTA – Menanggapi terkait kasus pengadaan barang di institusi Polri yang dinilai banyak permainan dengan vendor, Sehingga, banyak barang yang mangkrak di berbagai daerah karena tidak terpakai Kapolri Jendral Pol Idham Azis segera membentuk tim investigasi internal untuk menelusuri pengadaan IT tersebut.

“Saya juga akan membuat tim investigasi yang akan diketuai oleh Irwasum (Inspektorat Pengawasan Umum) untuk mengaudit pengadaan IT di Polri selama 3-4 tahun belakangan, saya rasa ini perlu karena seperti mengurai benang kusut ini,” ujar Idham secara virtual dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Di penghujung masa jabatannya sebagai Kapolri, dirinya akan terus menegakkan komitmennya sebagai pucuk pimpinan institusi Polri.

Baca Juga  Tim Puslabfor Temukan Barang Bukti Usai Olah TKP Kebakaran Gedung Kejagung

“Percayalah di ujung masa jabatan saya, saya ingin menunjukkan komitmen saya bahwa saya tidak akan pernah surut menegakkan komitmen saya,” jelas Idham.

Karena itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal soal permainan di illegal mining, vendor ataupun rekanan bisnis yang menjalin kerja sama dengan Polri. “Apakah illegal mining, saya tidak kenal vendor, rekanan, saya lurus-lurus saja. Ini bagian dari masalah keteladanan,” tegas Idham.

Sementara itu, Komisi III DPR dalam kesimpulannya mendukung rencana strategis (Renstra) Polri 2020-2024 dalam rangka mewujudkan Polri yang profesional, unggul dan terpercaya.

Baca Juga  Polda Jateng Tetapkan 4 Orang Sebagai Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan di Solo

“Komisi III DPR mendukung institusi Polri dalam rangka mewujudkan Renstra Polri 2020-2024 demi terwujudnya Polri yang profesional, unggul dan terpercaya guna mendukung terciptanya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian,” kata Ketua Komisi III DPR Herman Hery membacakan kesimpulan Raker.

Komisi III DPR juga meminta kepada Kapolri untuk segera membentuk tim investigasi internal guna mengusut pengadaan IT yang dianggap bermasalah.

“Komisi III DPR mendesak Kapolri untuk segera membentuk tim untuk melakukan audit terhadap program pengadaan IT Polri yang terkesan tumpang tindih atau duplikasi serta mangkrak,” pungkasnya.

(Anisha Aprilia)

Share :

Baca Juga

KPK Geledah Kantor KKP Terkait Suap Izin Eskpor Benur Hari Ini

Nasional

KPK Geledah Kantor KKP Terkait Suap Izin Eskpor Benur Hari Ini
Berdayakan komunitas di Pasar Minggu, Kapolres Jakarta Selatan Kukuhkan Kader Penegak Disiplin Jelang PSBB

Nasional

Berdayakan komunitas di Pasar Minggu Kapolres Jakarta Selatan Kukuhkan Kader Penegak Disiplin Jelang PSBB

Nasional

KPLP temukan Balon Seluncur yang Diduga Milik Sriwijaya Air

Ekonomi

Cek Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 11

Nasional

22 Terduga Teroris Hasil Operasi Di Jatim Digelandang Ke Jakarta

Nasional

Presiden Jokowi Sambut Perdana Menteri Malaysia, Bahas Isu Regional Sampai Global
Sekitar 30 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat dan Banjir Bandang di India

Internasional

Sekitar 30 Orang Tewas Akibat Hujan Lebat dan Banjir Bandang di India
Vanessa Angel Siap Jalani Sidang Vonis Kepemilikian Narkoba Hari Ini

Nasional

Vanessa Angel Siap Jalani Sidang Vonis Kepemilikian Narkoba Hari Ini