LIVE TV

Home / Ekonomi / Nasional / Polri

Sabtu, 5 Desember 2020 - 12:18 WIB

Gaji PNS Naik Tinggi, Berikut Beberapa Daftar Syaratnya

Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan pemerintah akan melakukan perubahan skema gaji untuk pegawai negeri sipil (PNS). Perubahan mengikuti aturan pada amaanat Pasal 79 dan 80 Undang-Undang Nomo 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono menjelaskan terkait formula gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko.

Ia mengatakan perubahan sistem penggajian yang semula berdasarkan pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menjadi sistem berbasis pada harga jabatan didasarkan pada nilai jabatan Sementara, nilai jabatan tersebut didapatkan dari hasil evaluasi jabatan yang menghasilkan kelas jabatan atau tingkatan jabatan (pangkat).

Baca Juga  Polres Magelang Ringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Pakis, Magelang, Total Kerugian Capai 54 Juta

Kemudian, pelaksanaan perubahan skema gaji akan dilakukan secara bertahap. Lalu, pemerintah juga melihat kondisi keuangan negara dalam menerapkan perubahan penghasilan PNS tersebut.

Kemudian, Deputin bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemeterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Rini Widyantini mengatakan pemerintah akan memberikan gaji tinggi kepada PNS yang memiliki karakteristik khusus.

Kriteria khusus yang dikatakan ialah ASN yang memiliki risiko tinggi dan ASN dalam lingkungan dan situasi strategis yang memiliki risiko dalam bidang kerjanya.

Namun, ASN yang melakukan tugas di wilayah 3T juga diberikan insentif tambahan.

Lalu, apa saja komponen gaji PNS yang berlaku saat ini akan diubah?

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa UU Cipta Kerja Di Warnai Bakar Ban Dekat Patung Kuda

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 terkait Peraturan Gaji PNS, besaran gaji pokok PNS berbeda-beda.

Hal ini diikuti sesuai dengan golongan jabatan dan lama masa kerja atau masa kerja golongan (MKG).

Saat ini gaji PNS terbagi menjadi empat golongan yakni I, II, III, IV. Kemudian, MKG dihitung menyesuaikan masa kerja dari terendah hingga tertinggi yakni 0-33 tahun.

Berikut rinciannya:

Golongan I: Rp1.560.000 sampai Rp2.686.500
Golongan II: Rp2.022.000 sampai Rp3.820.000
Golongan III: Rp2.579.400 sampai Rp4.797.000
Golongan IV: Rp3.044.300 sampai Rp5.901.200

(Egi Saefullah Achmad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ditpolairud Polda Jawa Tengah Evakuasi Korban Banjir di Kota Semarang

Nasional

Vaksinasi Perdana Dilakukan Hari Ini Oleh Petinggi Negara Hingga Pedagang

Nasional

Dampak Omnibus Law UU Cipta Kerja Bagi Lingkungan dan Pekerja

Nasional

Catat, 5 Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Penindakan Operasi Zebra 2020

Nasional

Puluhan Pelanggar Prokes di Bogor Terjaring Ops Yustisi

Ekonomi

Bioskop di DKI Akan di Perbolehkan Operasi 50% Penonton
Kapolda Jateng bersama Alumni Akpol 91 Baksos di Boyolali dalam Rangka 29 Tahun Mengabdi

Nasional

Kapolda Jateng bersama Alumni Akpol 91 Baksos di Boyolali dalam Rangka 29 Tahun Mengabdi

Kriminal

Polsek Tambora Berhasil Meringkus Dua Pemuda Pelaku Penjambretan