LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Kamis, 21 Januari 2021 - 10:05 WIB

Gunung Merapi Semburkan Guguran Awan Panas 8 Kali

Jakarta – Gunung Merapi mengeluarkan delapan kali guguran awan panas sepanjang pada hari Rabu (20/1) dengan jarak luncur maksimal sejauh 1.500 meter ke arah barat daya.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan jika guguran awan panas terpantau maksimal 30 mm. Pengamatan guguran awan panas dilakukan mulai pukul 12.00 sampai 18.00 WIB.

“Awan panas guguran delapan kali dengan amplitudo maksimum 30 mm, durasi maksimum 192 detik,” ujar Hanik.

Gunung Merapi terpantau pertama mengeluarkan guguran awan panas pada pukul 14.07 WIB dengan amplitudo 20 mm dan durasi 192 detik. Jarak luncurnya diperkirakan sejauh 1.000 meter yang berlangsung saat cuaca mendung.

Awan panas kedua meluncur pada pukul 14.27 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 117 detik. Awan panas meluncur ke Kali Boyong dengan jarak luncur 1.500 meter dan angin bertiup ke utara.

Baca Juga  Anggota Polres Jakarta Barat Alami Penganiayaan Saat Tangkap Pengguna Narkoba

Berikutnya awan panas guguran terjadi pada pukul 14.58 WIB dengan amplitudo 13 mm dan durasi 56 detik. Jarak luncur tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Awan panas berikutnya pada pukul 15.26 WIB dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Jarak luncur tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Awan panas guguran kelima meluncur pada pukul 16.22 WIB yang tercatat dengan amplitudo 15 mm dan durasi 112 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca mendung dan berkabut.

Kemudian keenam pada pukul 16.56 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Jarak luncurnya tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Baca Juga  Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung Bertambah Tiga Orang

Awan panas guguran ketujuh pada pukul 17.14 WIB yang tercatat dengan amplitudo 2 mm dan durasi 11 detik. Jarak luncur 400 meter ke arah barat daya.

Terakhir, terjadi pada pukul 17.17 WIB. Awan panas guguran ini tercatat dengan amplitudo 7 mm dan durasi 72 detik. Jarak luncur 800 meter ke arah barat daya.

Selama periode pengamatan Rabu (20/1) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, BPPTKG juga mencatat tiga kali awan panas guguran keluar dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter ke arah barat daya.

Status Gunung Merapi hingga saat in berada pada level III atau Siaga dengan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas yang melintasi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal lima kilometer.

(Egi Saefullah Achmad)

Share :

Baca Juga

Polri Soal Salah Tembak Warga Poso

Nasional

Polri Soal Salah Tembak Warga Poso : Satgas Tinombala Sudah Bertindak Sesuai SOP

Nasional

Polres Kep Seribu Kembali Bentuk Masjid Tangguh Jaya Di Pulau Untung Jawa

Nasional

Gempa Susulan 5,0 M Kembali Terjadi di Majene
Kapolri : Kembalikan atau Kau Saya Pidanakan

Nasional

Kapolri Copot 3 Perwira Polisi di Kalsel
Kapolresta Malang Mengunjungi Desa Tangguh Kota Malang

Nasional

Kapolresta Malang Mengunjungi Desa Tangguh Kota Malang

Nasional

Bali Larang Rayakan Pesta Tahun Baru di Tengah Pandemi
Jaga Emosi dan Amarah terhadap Buah Hati selama Pandemi

Lifestyle

Jaga Emosi dan Amarah terhadap Buah Hati selama Pandemi
Kapolri dan Panglima TNI

Nasional

Panglima TNI Dan Kapolri: Silaturahmi Tulus Tanpa Berjabat Tangan, Walau Berjauhan Tetap Saling Mendoakan