LIVE TV

Home / Ekonomi / Nasional

Sabtu, 7 November 2020 - 13:48 WIB

Joglo Tumiyono Menargetkan, PT Widodo Makmur Unggas 1 Juta Agropreneur

Jakarta – Mendorong lahirnya agropreneur melalui Joglo Tumiyono, PT Widodo Makmur Unggas (WMU). Bangunan yang di dedikasihkan bagi pengembangan masyarakat, tempat pendidikan dan pelatihan generasi muda sebagai bentuk pengabdian pada bangsa.

Joglo Tumiyono menargetkan 1 juta pengusaha berbasis agropreneur, dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Joglo Tumiyono merupakan salah satu bangunan joglo terbesar du dunia, menempati luas lahan 2,2 hektare di Desa Ngerangan Kecamatan Pegunungan Gunung Merapi, Makam Sunan Bayat lokasi petilasan jalur gerilya pangeran diponegoro dan berdekatan dengan kawasan wisata Umblu Penggok.

“Widodo Makmur Unggas secara spesifik menekankan kepada agropreneur, karena Indonesia adalah salah satu negara agraris terbesar di dunia. Jadi bukan hanya melalui program mentoring dan pendampingan saja tapi memberikan pengetahuan dibarengi dengan praktek nyata di dunia bisnis,” kata DirekturUtama PT Widodo Makmur Unggas, Ali Mas’adi dalam keterangan tertulis di Jakarta Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga  The 58th International Association of Women Police Training Conference, 6-11 November, Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia 2021

Selain itu, pembelajaran para entrepreneur muda yang terdidik dan terampil agar siap menjadi  pelaku ekonomi berdasarkan minat merea di banding perternakan, pertanian atau pengelolahan bahan makanan. Para entreprenur muda ini akan di didik agar mampu, mengelola bisnisnya dengan baik serta berkelanjutan.

WMU akan  memiliki jaringan yang lebih luas, pembentukan agropreneur ini sesuai dengan visi dan misi perseroan. Sebab salah satu dari visi misi WMU adalah jembatan untuk mendukung kesejahteraan peternakan dan petani Indonesia, hal tersebut diterjemahkan menjadi agropreneur.

Baca Juga  MAYAT SEORANG PRIA DITEMUKAN DALAM BENGKEL MOBIL

Kehadiran program ini menjawab tantangan atas ledakan bonus demografi anak muda yang produktif, dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas penunjang untuk mewujudkan tujuan utamanya. Melalui Joglo Tumiyono, Perseroan ingin berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional sehingga bisa menciptakan peluang – peluang bisnis dan juga mengurangi kemiskinan.

“Jadi kami berharap untuk berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi nasiona dengan cara menciptakan peluang bisnis, mengurangi kemiskinan dan harapannya bisa menjadi milestone untuk ekonomi Indonesia yang lebih baik di masa depan,” jelas Ali.

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Protokol Kesehatan Yang Diterapkan TMII Di Hari Libur Panjang Kedua
Meski Dapat WTP, Kapolri Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Nasional

Meski Dapat WTP, Kapolri Siap Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Nasional

Ditemui Menpora, Kapolri Listyo Sigit Bahas Kegiatan Olahraga dan Kepemudaan di Tengah Pandemi Covid-19
TERNATE, - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) berhasil amankan dua pengedar narkotika, Pelaku berinisial RK (25) warga Desa Gosoma dan FP (24) warga Desa Gamsung. Penangkapan berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan peredaran obat terlarang tersebut di lokasi tersebut. “Penangkapan bermula dari laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika melalui jasa pengiriman,” katanya, Senin (21/9/2020). Setelah mendapat informasi tersebut, Tim opsnal Sat Resnarkoba langsung bergerak ke TKP. Dari hasil penyelidikan di lapangan, tim berhasil menangkap Rivandi Kadir di kantor jasa pengiriman di Desa Gura saat akan mengambil paket narkotika. Kepada polisi, pelaku mengaku jika barang tersebut merupakan milik Faisal Puni. Selanjutnya, Faisal ditangkap di lapangan Karianga. Dari hasil penangkapan, pestugas berhasil mengamankan barang bukti yakni berupa satu paket narkotika diduga jenis tembakau gorila/ganja sintetis seberat bruto 11,17 gram, dua buah handphone merek Nokia warna biru dan Realme C15 warna abu-abu. Pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Dia memesan secara online melalui media sosial facebook. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Kriminal

Satresnarkoba Halut Bekuk 2 Bandit Pengedar Narkoba, 1 Paket Tembakau Gorila Disita

Nasional

Operasi Zebra 2020 Satlantas Polres Metro Depok Bagikan Paket Sembako Kepada Warga
Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

Nasional

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402
Seorang Anggota Kepolisian Dibacok Begal, Jakarta Timur.

Kriminal

Seorang Anggota Kepolisian Dibacok Begal, Jakarta Timur.
Bawaslu Raja Ampat Temukan Dugaan Keterlibatan ASN, Pelanggaran Pendafaran AFU

Nasional

Bawaslu Raja Ampat Temukan Dugaan Keterlibatan ASN, Pelanggaran Pendafaran AFU