LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Sabtu, 7 November 2020 - 21:26 WIB

Kadiv Humas Polri Prihatin Anak-Anak Lebih Hafal Lagu yang Terdapat di Tiktok

Yogyakarta – Saat ini para pelajar di Indonesia tengah menjalani adaptasi di masa new normal dalam menghadapi pandemi covid-19. Oleh karena itu, Polri mengingatkan agar orangtua tidak lengah dalam menerapkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak yang kelak menjadi penerus bangsa, dan pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Prabowo Argo Yuwono S.I.K., M.Si mengaku prihatin dengan banyaknya video yang menyebar di media massa yang menunjukkan anak-anak tidak mengenal pahlawan nasional, dan lebih mengenal youtuber-youtuber yang sering mereka lihat.

“Yang lebih menyayat, mereka (anak-anak umur SD atau SMP),  saat ditanya menjawab tidak tahu lagu-lagu nasional. Mereka lebih tahu dan hafal lagu-lagu yang ada pada tiktok yang viral di media sosial,” ujar Argo.

“Inilah yang menjadi tantangan kita semua dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan di tengah pandemi Covid 19,” Lanjut Argo dalam sebuah webinar di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta, Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga  Kapolsek Bekasi Kota Mengunjungi Kebun Organik

Dalam webinar yang bertajuk “Makna Penting Wawasan Kebangsaan Dalam Menumbuhkan Ketahanan Nasional Di Tengah Pandemi” Kadiv Humas Polri mengajak semua pihak untuk bergotong royong membantu mempertahankan nilai-nilai kebangsaan.

Tujuannya, agar tertanam dan tidak luntur di tengah kemajuan Information Technology (IT) yang terus melejit di tengah pandemi Covid 19, sehingga kelak anak-anak mempunyai nilai nasionalis yang tinggi.

Sementara itu, Rektor UKDW Jogjakarta, Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D. mengakui bahwa pandemi Covid 19 sedikit banyak telah membuat harmoni kehidupan antar sesama umat dan antar sesama warga bangsa menjadi berantakan.

“Karena itu kita perlu kembali melakukan gerakan bersama untuk mempererat kembali harmoni kebangsaan antar sesama komponen bangsa,” ujar Hendry.

Baca Juga  Resmi Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Tidak Ditahan. Kenapa?

Melihat kejadian itu, Kepala Kesbangpol DIY Djoko Nuryanto mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai Wawasan Kebangsaan sejak dini kepada masyarakat.

“Wawasan Kebangsaan diharapkan mempengaruhi perilaku kepada setiap warga negara dalam posisi apapun,” tuturnya.

Ia mengingatkan, wawasan kebangsaan memuat setidaknya empat hal yang mengikat semua warga negara, yaitu: Pancasila, UUD ’45, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Dosen Fisipol UGM Dr. Dafri Agussalim, M.A. mengakui pandemi Covid 19 telah memunculkan rasa saling curiga antar masyarakat.

“Kalau ada kawan dari Jakarta orang daerah curiga jangan-jangan bawa Covid 19,” ungkapnya.

Dosen UKDW Dra. Endah Setyowati M.Si., M.A. pun mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam situasi sulit akibat berkepanjangan pandemi Covid 19.

“Perguruan tinggi merupakan tempat yang strategis untuk merumuskan upaya-upaya memperkuat mengatasi masa-masa sulit akibat pandemi,” tuturnya.

(Anisha Aprilia)

Share :

Baca Juga

Wakapolri ke Para Kapolda : Tindak Tegas Penyebar Hoax Covid-19

Nasional

Wakapolri ke Para Kapolda : Tindak Tegas Penyebar Hoax Covid-19
Polisi Masih Tunggu Pelapor Guru SMAN 58 Jakarta Terkait Kasus Rasisme

Nasional

Polisi Masih Tunggu Pelapor Guru SMAN 58 Jakarta Terkait Kasus Rasisme

Nasional

Menkes: Rumah Sakit Akan Penuh Hingga Bulan Februari

Nasional

Ma’ruf Amin Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir Subang
Danrem memberi kejutan kepada Kapolresta Malang

Nasional

HUT Bhayangkara ke – 74, Danrem 083/BDJ memberi kejutan kepada Kapolresta Malang Kota

Polri

Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Utara Membangun dan Merenovasi Fasilitas Sekolah

Internasional

Polri Ungkap Aliran Dana Ratusan Juta Teroris JI Untuk Kirim Generasi Muda ke Suriah

Nasional

Kapolda Jateng Kenalkan Aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar) Pada Masyarakat Jateng, Kini Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Online