LIVE TV

Home / Kriminal / Nasional / Polri

Kamis, 17 September 2020 - 19:08 WIB

Kenal di Tinder dan Motif Kuasai Harta Benda, Pelaku Mutilasi Korban

Jakarta – Subdit 3 Resmob Reskrimun Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan berencana yang disertai dengan mutilasi pada Kamis (17/9/2020).

Kasus ini terendus pihak berwajib, setelah menerima laporan kehilangan orang yang dilaporkan oleh keluarga korban sendiri.

Diketahui, korban berinisial RHW, berusia 33 tahun, dan disebut-sebut menyandang jabatan bos HRD di salah satu perusahaan swasta di Jakarta.

Menurut keterangan keluarga korban kepada polisi, korban tidak bisa dihubungi sejak 9 September 2020.

Sementara itu, laporan hilangnya orang resmi dibuat pada tanggal 12 September 2020.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi menggelar penyelidikan.

Tepatnya pada 16 September 2020 atau empat hari setelah laporan diterima, jajaran Resmob Polda Metro Jaya mengantongi dalang dibalik kasus ini.

Adapun TKP (Tempat Kejadian Perkara) kasus ini di apartemen di Jakarta Pusat.

Polisi meringkus dua tersangka dari kasus ini. Antara lain, DAF berusia 26 tahun sebagai eksekutor yang memutilasi korban dan LAS yang berkenalan dan mengajak korban untuk bertemu di apartemen.

Kronologis bermula dari korban dan LAS yang telah saling mengenal melalui aplikasi kencan, yaitu Tinder.

Baca Juga  Wapres : Hari Pahlawan Jadi Momentum Kebangkitan Jiwa Pahlawan Selama Pandemi Covid-19

 

Kemudian, keduanya menjalin hubungan yang lebih intens, sempat bertemu dan saling bertukar nomor telepon.

Lalu, 5 September 2020 korban dan LAS menjalin komunikasi dan puncaknya dua hari kemudian korban bertemu di apartemen.

Mereka menyewa apartemen dari 7 Sepetember sampai 12 September.

Usut punya usut, DAF yang merupakan eksekutor belakangan diketahui adalah pacar dari LAS, wanita yang berkencan dengan korban.

Rupanya DAF dan LAS, terbesit niat untuk menghabisi nyawa korban dan pada 9 September 2020 keduanya melancarkan aksi keji itu.

Pelaku menyusun rencana, sebelum korban datang, DAF sebelumnya menyelinap di kamar mandi apartemen itu.

“Ketika berhubungan (seks), DAF keluar, langsung memukulkan ke kepalanya itu sebanyak 3 kali. Kemudian melakukan penusukan terhadap korban sebanyak 7 kali sehingga korban meninggal dunia”, kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana.

Lantaran pelaku kehabisan akal melihat korban tak berdaya, korban dipindahkan ke kamar mandi dan mereka keluar sejenak dari kamar guna memikirkan langkah selanjutnya.

Lantas mutilasi dipilih sebagai cara menghilangkan jejak korban. Dengan menggunakan golok dan gergaji yang dibelinya, DAF melakukan mutilasi tubuh  korban menjadi 11 bagian.

Baca Juga  Siap – siap, Tarif Tol Ini Bakal Naik Di 3 Ruas

Pelaku membungkusnya dengan kantong plastik dan 2 koper dan 1 ransel disiapkan untuk membawa potongan tubuh korban.

Kondisi kamar yang penuh bercak darah, tambah Nana “mereka membeli sprei dan cat putih untuk mengecat bercak darah”.

Kemudian, para pelaku memindahkan jasad korban ke sebuah apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan.

Di tempat ini mereka menyimpan korban.

Selepas menghabisi nyawa korban, pelaku menguasai harta benda milik korban.

“Mereka menguras isi rekening dari korban dengan membeli logam mulia, perhiasan emas, motor, dan menyewa rumah di Permata Cimanggis yang akan digunakan untuk mengubur korban,” ucap jenderal bintang dua itu.

Barang Bukti yang didapat dari tangan pelaku, 11 batang emas, 2 buah laptop, cangkul, skop, jam tangan korban, dan 4 kartu kredit.

Akibat perbuatan sadis ini, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto Pasal 365 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau kurungan penjara paling lama 20 tahun.

 

(Ganang Mutia)

Share :

Baca Juga

Posisi Duduk Penumpang Saat Berkendara di Tengah PSBB

Nasional

Posisi Duduk Saat Berkendara di Tengah PSBB

Nasional

Kapolda Metro Jaya Resmikan Kampung Tangguh Jaya di Pondok Bambu, Jakarta Timur
Polda Jateng Tetapkan 4 Orang Sebagai Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan di Solo

Kriminal

Polda Jateng Tetapkan 4 Orang Sebagai Tersangka Dalam Kasus Pengeroyokan di Solo

Nasional

Jenderal Idham Azis Serahkan Panji Polri Tribrata ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Internasional

Aksi Bom Bunuh Diri di Pangkalan Militer Afganistan, Tewaskan 30 Orang

Polri

Polres Metro Jakarta Timur Beri 5000 Masker di Pasar Cibubur

Kriminal

Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Tirinya Sejak 2018

Nasional

Polda Metro Jaya Lakukan Pengamanan Jelang Cuti Bersama dan Libur Panjang Maulid Nabi