LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Senin, 28 Desember 2020 - 16:17 WIB

Komnas HAM: Kami Tak Pernah Temukan Rumah Penyiksaan Laskar FPI yang Ditembak

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan rumor tentang temuan rumah penyiksaan yang disediakan aparat untuk para anggota laskar FPI merupakan kabar bohong.

Ketua Tim Penyelidikan dan Investigasi peristiwa bentrokan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek antara Polisi dengan Laskar Front Pembela Islam Choirul Anam menjelaskan pihaknya tak pernah menemukan rumah itu dalam investigasnya.

“Jadi kalau ada rumah tempat kejadian saya pastikan itu tidak benar. Saya pastikan Komnas HAM tidak pernah menemukan rumah tempat penyiksaan,” ujar Anam.

Anam mengakui munculnya narasi perihal rumah penyiksaan ini muncul dua hari lalu. Dia bertubi-tubi mendapat pertanyaan dari berbagai pihak soal informasi temuan rumah penyiksan dari Komnas HAM.

Baca Juga  Pos Polisi, Halte dan Gedung Bioskop Hangus Dibakar Massa

“Pertanyaan soal rumah penyiksaan itu sejak dua hari lalu secara bertubi-tubi ditanyakan kepada kami dan kami pastikan bahwa statement soal rumah penyiksaan tidak tepat dan tidak pernah kami sampaikan, kalau ada yang menulis berarti salah,” katanya.

Hingga saat ini Komnas HAM juga masih melakukan investigasi dan penyelidikan terkait kasus tersebut. Bahkan pihaknya juga belum memaparkan kesimpulan hasil investigasi kepada publik.

Baca Juga  Pilkada Serentak 2020 Berlangsung Dengan Kondusif

Hanya saja, beberapa barang bukti yang ditemukan di lapangan dipastikan telah disampaikan kepada publik. Salah satunya temuan tujuh proyektil dan empat selongsong peluru yang saat ini masih harus dilakukan uji balistik terhadap barang-barang tersebut.

Selain proyektil dan selongsong peluru, temuan lain dalam konferensi pers itu yakni temuan soal rekaman suara, CCTV, hingga pecahan kaca di lokasi kejadian.

“Sampai saat ini kami masih berproses mendetailkan semua narasi kronologi peristiwa sampai saat ini. sampai tadi malam kita masih memeriksa kembali,” kata dia.

(Egi Saefullah Achmad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) penganti PSBB

Nasional

Seorang Wanita Di Depok Nekat Naik Tower Setinggi 30 Meter Untuk Bunuh Diri

Internasional

Nahas, 4 Dokter Tewas Akibat Ledakkan Bom Mobil di Afganistan

Nasional

Satlantas Restro Jakarta Timur Berikan Imbauan Protokol Kesehatan dan Bagikan Masker Di Wilayah BKT

Nasional

Deklarasi Cinta Damai dan Menolak Segala Bentuk Aksi Anarkis, Cara Polda Jateng Atasi Persoalan

Nasional

Kebakaran Toko Matrial di Karawaci, 12 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Nasional

Presiden Jokowi Apresiasi Mahkamah Agung yang Bertransformasi Di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional

Program Pelayanan SKCK Polres Magelang Kini Menggunakan Cashless