LIVE TV

Home / Internasional

Selasa, 23 Februari 2021 - 22:25 WIB

Malaysia pulangkan lebih dari 1.000 migran ke Myanmar

JAKARTA – Sebanyak 1.086 warga Myanmar itu dipulangkan dengan menggunakan kapal militer, yang dikirim oleh militer Myanmar yang melakukan kudeta pada 1 Februari lalu.

Kudeta militer ini menimbulkan protes berminggu-minggu oleh aktivis pro-demokrasi.

Pada mulanya Malaysia mengatakan akan mendeportasi 1.200 orang, dan tidak jelas mengapa jumlah yang dipulangkan lebih sedikit dari jumlah awal.

Padahal sebelumnya Pengadilan Tinggi di Kuala Lumpur memerintahkan penangguhan, menyusul sidang gugatan deportasi yang dilayangkan dua organisasi HAM.

Baca Juga  Indonesia Prakarsai Pertemuan DK PBB Tolak Rencana Aneksasi Israel

Para pengungsi yang kebanyakan anggota etnis minoritas Myanmar diyakini dipulangkan secara ilegal. Mereka dianggap rentan menjadi korban pelanggaran HAM jika pulang ke wilayahnya yang diamuk perang saudara.

Tapi larangan pengadilan tidak diindahkan pemerintah Malaysia. Kepala Keimigrasian, Khairul Dzaimee Daud, berdalih para pengungsi tidak dideportasi.

“Mereka yang akan dideportasi sudah setuju untuk pulang atas keinginan sendiri, tanpa harus dipaksa,” kata dia, Senin (23/2).

Para migran telah menghuni kamp penampungan imigrasi sejak 2020, imbuhnya.

Direktur Jendral Imigrasi Malaysia, Khairul Dzaimee Daud, mengatakan warga Myanmar yang dipulangkan tidak termasuk pengungsi Rohingya atau pencari suaka.

“Semua yang dipulangkan sepakat untuk dipulangkan secara sukarela tanpa dipaksa oleh pihak manapun,” kata Khairul Dzaimee Daud dalam satu pernyataan.

Amerika Serikat dan PBB serta kelompok hak asasi manusia mengkritik rencana deportasi yang dijalankan setelah pengadilan di Kuala Lumpur memerintahkan penghentian sementara sambil menunggu proses hukum.

Share :

Baca Juga

Internasional

Aksi Berujung Rusuh, Ratusan Demonstran Tolak Lockdown di Belanda

Internasional

Pemerintah Arab Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Internasional

Terjadi Longsor di Norwegia, 9 Orang Hilang dan 1 Tewas

Internasional

Dikabarkan Menghilang, Jack Ma Sempat Kritik Pemerintah China

Internasional

AS Desak China Agar Izinkan WHO Wawancara Tenaga Medis di Wuhan

Internasional

Covid-19: WHO catat lonjakan kasus virus corona terbesar sedunia dalam satu hari, Brasil terbanyak

Internasional

WHO Akan Umumkan Asal-usul Virus Corona di Wuhan China Hari Ini
KBRI Khartoum

Internasional

Satgas COVID-19 KBRI Khartoum Lanjutkan Pendistribusian Bantuan Masker Kain kepada Seluruh WNI di Sudan