LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Senin, 28 Desember 2020 - 16:17 WIB

Polisi Penabrak 3 Pengendara Motor di Pasar Minggu Bisa Dijadikan Tersangka

Jakarta – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan polisi yang menabrak tiga pengendara sepeda motor di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/12), menjadi tersangka.

“Memang banyak yang menanyakan polisi ini statusnya masih sebagai saksi, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa juga nanti kalau kita menemukan bukti-bukti baru bisa kita naikkan statusnya sebagai tersangka,” kata dia, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (28/12).

Sambodo mengatakan, saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang peristiwa itu. Kemudian, polisi juga memeriksa beberapa orang saksi.

“Kita akan melaksanakan gelar perkara tambahan apabila ada bukti-bukti baru yang ditemukan oleh penyidik,” kata dia.

Baca Juga  Resmi Diluncurkan Kapolri, Polda Jateng Perkenalkan Aplikasi Dumas Presisi Pada Masyarakat Jawa Tengah

Dalam insiden kecelakaan ini polisi baru menetapkan pengemudi mobil Hyundai bernama Handana Riadi sebagai tersangka.

Kecelakaan ini berawal dari mobil Toyota Innova bernomor polisi B-2159-SIJ yang dikemudikan anggota polisi bernama Aiptu Imam Chambali, diserempet oleh mobil Hyundai B-369-HRH yang dikemudikan oleh Handana.

Mobil Innova yang dikemudian Aiptu Imam Chambali kemudian melewati pembatas jalan dan menabrak tiga pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.

Dalam insiden tersebut, ada tiga pengendara sepeda motor yang ditabrak masing-masing yakni, M. Sharif (26), Dian Prasetyo (41), dan seorang perempuan berusia 30 tahun bernama Pinkan Lumintang yang tewas di lokasi kejadian.

Sambodo menerangkan, sebelum tabrakan, mobil yang dikemudikan polisi dan tersangka terlebih dahulu terlibat kejar-kejaran. Aksi saling kejar itu diduga akibat tersangka tak terima karena telah dipukul oleh Aiptu Imam Chambali.

Baca Juga  Polisi Periksa Koordinator Lapangan dan Pembaca Doa Aksi 1812

Menurut Sambodo, tersangka dipukul karena sebelumnya telah memotong jalan Aiptu Imam Chambali.

Terkait dugaan kasus pemukulan itu sendiri, Sambodo mengatakan, akan ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. Polisi akan menjemput bola untuk meminta keterangan dari Handana yang saat ini ditahan.

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Kapolresnya akan jemput bola, akan mendatangi si pelapor dalam hal ini saudara H sebagai pelapor di Polres Jakarta Selatan, yang sekarang ini berada dalam tahanan kita. Penyidik nanti akan datang mengambil keterangan, mem-BAP yang bersangkutan sebagai saksi korban,” kata dia.

(Egi Saefullah Achmad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas TNI RDB Monusco Kembali Ukir Prestasi Turunkan 43 Milisi Beserta 32 Pucuk Senjata

Nasional

WNI dari Inggris Diperbolehkan Untuk Kembali Ke Indonesia, Berikut Ketentuannya

Nasional

1.375 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19, 935 Orang Sembuh

Kriminal

Jokowi: Teroris Tak Miliki Tempat di Tanah Air!

Nasional

Polres Metro Depok Amankan Puluhan Pelajar Yang Hendak IKut Demo Ke Jakarta
Operasi Patuh 2020 Upaya Menurunkan Fatalitas Lakalantas

Nasional

Operasi Patuh 2020 Upaya Menurunkan Fatalitas Lakalantas

Polri

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945

Nasional

Petugas Gabungan Kebon Jeruk Jakarta Barat Bubarkan Tempat Hiburan Malam, Belasan Wanita Diamankan