LIVE TV

Home / Kriminal / Nasional / Polri

Senin, 14 Juni 2021 - 20:57 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Tiga Pelaku Pungli

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tiga orang berinisial MA, DS dan RG, karena merusak besi penahan Jalan RE Martadinata dari Sungai Japat ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana mengatakan, personelnya melihat sekelompok orang tersebut menaikkan besi di tempat kejadian perkara (TKP) sewaktu memantau kegiatan anti premanisme di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kemudian melihat sekelompok orang sedang menaikkan besi di TKP dari dasar kali ke darat menggunakan kapal yang terbuat dari ‘styrofoam’,” ujar Kholis dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Baca Juga  1.456 Kendaraan Gagal Keluar Jakarta Hari ke-1 Larangan Mudik

Berdasarkan keterangan tersangka, besi-besi itu digergaji lalu dipukul-pukul menggunakan palu
hingga terlepas dari rangkaiannya.

“Setelah berhasil dinaikan, (besi curian) rencananya dijual kepada penadah dengan harga Rp4.500 per kilogram,” kata Kholis.

Menurut Kholis, tersangka mengakui sudah dua kali melakukan perbuatan tersebut. Padahal besi-besi tersebut gunanya menahan Jalan RE Martadinata dari aliran air Kali Japat agar jalan tetap kokoh.

Apabila besi-besi penyanggah tidak ada maka akan berpotensi terjadi longsor karena beban muat truk tidak tertahan dan imbas aliran air sehingga mengakibatkan terputusnya jalan.

Jika jalan terputus, proses distribusi barang dari dan menuju pelabuhan berpotensi terhambat. Selain itu, akses pemasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTU) Tanjung Priok juga berpotensi menjadi tidak lancar.

Baca Juga  Aksi Bom Bunuh Diri di Rusia, Tewaskan 1 Orang dan 6 Anggota Polisi Terluka

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok mengatakan para tersangka sudah dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama sejumlah barang bukti untuk diperiksa secara intensif.

Adapun barang buktinya, yaitu satu palu, satu besi ukuran kurang lebih tiga meter, dan satu perahu yang terbuat dari “styrofoam”.

Para tersangka dikenakan pidana pencurian dengan pemberatan (Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana/ KUHP) dan/atau kejahatan terhadap ketertiban umum (Pasal 170 KUHP) dan/atau tindak pidana perusakan (Pasal 406 KUHP).(Spy)

Share :

Baca Juga

Nasional

Tangani 2.382 Kasus Korupsi, Kapolri : Kerugian Negara Capai Rp 7,3 Triliun

Nasional

Kapolri Kirim Tim Khusus Bantu Penanganan Banjir Bandang NTT

Nasional

Polri Imbau Netizen Tak Sebarkan Video Seks ‘Mirip Gisel’ : Ada Ancaman Pidana

Polri

Polres Metro Bekasi Kota Bekerjasama Dengan Gojek Buka Gerai Vaksinasi Merdeka Selama Dua Hari
Polrestro Depok Dan Kodim 0508 Pantau Kegiatan Operasi Aman Nusa II Dalam Cegah Antisipasi Covid-19

Nasional

Polrestro Depok Dan Kodim 0508 Pantau Kegiatan Operasi Aman Nusa II Dalam Cegah Antisipasi Covid-19

Nasional

Terkait Kasus Harun Masiku, ICW : KPK Bukan Tak Mampu Ringkus Harun Masiku, Tetapi Memang Tidak Mau

Polri

Operasi Yustisi Polsek Medan Satria Di Pasar Family Harapan Indah

Kriminal

Polres Jakarta Barat Berhasil Meringkus Geng Pandawa