LIVE TV

Home / Nasional / Polri

Senin, 9 November 2020 - 17:02 WIB

Polsek Tambora Gelar Ops Yustisi Rutin, 58 Pelanggar Terjaring Razia

Jakarta – Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moh Faruk Rozi bersama petugas gabungan tiga pilar berharap masyarakat tidak lalai dalam melaksanakan protokol kesehatan. Dengan demikian, upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dapat lebih maksimal.

“Tanpa kedisiplinan diri, kita akan terus mengulang korban penyebaran COVID-19,” ujar Kompol moh Faruk Rozi, Senin (09/11/2020).

Sebagai langkah pendisiplinan, kata Faruk, aparatur di Kecamatan Tambora menggelar operasi yustisi secara rutin di wilayahnya.

Faruk membeberkan, pada operasi yang dilakukan hari ini terdapat 58 pelanggar yang terjaring lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan di 4 lokasi berbeda di wilayah Tambora diantara nya di jl laksa V, Depan Pasar Pejagalan, depan mall season city, dan di Jl Kh Zainul Arifin Tambora Jakarta Barat.

Baca Juga  Viral Video Mematuhi Peraturan Lalu Lintas, Seorang Pria Pejalan Kaki Berhenti Saat Lampu Merah

Dari 58 pelanggar yang terjaring, sebanyak 45 pelanggar dikenakan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum, sedangkan lainnya dikenakan sanksi administrasi dan sita KTP.

“Ada 1 pelanggar yang kami kenakan sanksi sita KTP, sedangkan pelanggar yang kami kenakan sanksi administrasi sebanyak 12 pelanggar dengan nilai total Rp1,8 juta,” bebernya.

Baca Juga  Bareskrim Tetapkan Eks Dirut PT Bosowa Corporindo Tersangka Kasus Sektor Jasa Keuangan

Dijelaskannya, pelaksanaan edukasi dan pendisiplinan masyarakat menggunakan masker ini dengan sasaran masyarakat yang tidak menggunakan masker dengan menggunakan cara-cara yang sopan dan santun kepada masyarakat.

“Kegiatan operasi yustisi ini dilaksanakan dengan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat agar dapat bekerjasama dan ikut serta mengantisipasi penyebaran pandemi COVID-19 dengan mematuhi kebijakan pemerintah dengan mengikuti tatanan adaptasi kebiasaan baru dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak,” tandasnya.

(Wita/Fitri)

Share :

Baca Juga

Nasional

Akibat Tawuran. Remaja Tewas di Pancoran Mas Depok
KPK Lakukan Koordinasi Penanganan Terkait Kasus Aset Tanah di NTT

Nasional

KPK Lakukan Koordinasi Penanganan Terkait Kasus Aset Tanah di NTT
Bawaslu Raja Ampat Temukan Dugaan Keterlibatan ASN, Pelanggaran Pendafaran AFU

Nasional

Bawaslu Raja Ampat Temukan Dugaan Keterlibatan ASN, Pelanggaran Pendafaran AFU
Polsek Nongsa Ringkus 2 Bandit Curamor, Polisi : Pelaku Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara BATAM - Polsek Nongsa berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku berjumlah dua orang yakni DJ (20), warga kavling Taman Baloi, dan IR (20) warga Baloi Kolam. pada Sabtu (12/9/20) di Polsek Nongsa. "Keduanya ditangkap dengan dasar penangkapan yaitu Laporan Polisi : LP-B/120/IX/2020/KEPRI/RES/SPKT-POLSEK NONGSA tanggal 22 Agustus 2020," ujarnya seperti dilansir INews. Penangkapan berawal dari laporan salah satu warga yang menjadi korban pencurian motor, berbekal informasi itu kemudian petugas menyisir lokasi Kamis (20/8/20) sekira pukul 06.00 WIB, Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek Nongsa, saat melakukan pengembangan terhadap kasus lainnya di belakang Rumah Sakit Awal Bross Batam, mendapati pelaku (DJ)dengan satu unit sepeda motor Suzuki satria FU tanpa plat nomor kemudian ditanyakan plat nomor dan kelengkapan dokumen motor tersebut namun pelaku tidak dapat menunjukkan. "Pelaku mengakui motor tersebut diduga hasil tindak pidana curat bersama pelaku IR, kemudian melakukan pengembangan dan penangkapan terhadap pelaku IR di Kos-kosan Happy Garden, selanjut tersangka IR dan DJ diamankan dan dibawa ke Polsek Nongsa guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya. Kepada polisi, mengaku juga mengambil Vega R dikampung mangga batu besar dan yamahan mio di Tanjung Piayu. Dari penangkapan, polisi berhasil mengamankan barang bukti lainnya yakni 1 unit motor Vega R warna Hitam di TKP Kampung Mangga Batu Besar, 1 Unit Motor Suzuki FU warna hitam TKP di kampong Sambau Nongsa, 1 Unit Motor Mio warna biru TKP di tanjung piayu dan 1 Unit motor Yamaha FIZR warna silver kombinasi hijau pada spakbor depan tanpa plat nomor yang digunakan pelaku. "Pasal yang disangkakan, pasal 363 ayat (1) keempat Jo 64 KHUP Pidana dengan acamana hukuman 9 Tahun penjara," ujarnya. Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam hukuman 9 tahun penjara. “Untuk penyidikan lebih lanjut serta menghimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai tindak pidana pencurian, tidak membuka peluang atau kesempatan untuk melakukan tindak kriminalitas. "Selalu waspada dalam kondisi apapun," himbaunya.

Kriminal

Polsek Nongsa Ringkus 2 Bandit Curamor, Polisi : Pelaku Terancam 9 Tahun Bui

Polri

Pembajakan Ladang Dilakukan Oleh Anggota Polisi

Lifestyle

3 Tips Pakaian Yang Bisa Menyembunyikan Perut Buncit
Massa Buruh Pagi Ini Gelar Aksi di Depan Kantor Ganjar Pranowo

Nasional

Massa Buruh Pagi Ini Gelar Aksi di Depan Kantor Ganjar Pranowo

Nasional

Kapolri Senang Warga Jateng Antusias Ikuti Vaksin