LIVE TV

Home / Nasional

Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:46 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Maaruf Amin, KSP : Indeks Pembangunan Manusia Membaik

Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) menilai jika Indeks Pembangunan Manusia (IPM) semakin membaik dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Salah satunya mengenai peningkatan tingkat harapan hidup.

Berdasarkan laporan tahunan KSP, bayi yang lahir pada 2019 memiliki harapan hidup 0,56 tahun lebih lama dibanding mereka yang lahir pada 2015.

Usia harapan hidup pada 2015 disebut kisaran usia 70,78 tahun. Angka ini terus bertambah setiap tahun.

Pada 2016 usia harapan hidup meningkat hingga 70,90 tahun, pada 2017 naik menjadi 71,06 tahun. Kembali meningkat pada 2018, yakni 71,20 tahun, dan pada 2019 berkisar 71,34 tahun.

“Kualitas manusia Indonesia (Indeks Pembangunan Manusia) dari tahun ke tahun mencatatkan pertumbuhan yang kian membaik,” mengutip laporan tahunan KSP.

KSP juga menyebut jumlah kematian bayi dan ibu menurun. Begitu pula angka kasus stunting yang terus menurun sejak empat tahun terakhir.

Baca Juga  Patroli Berskala Besar, Petugas Bubarkan Warga Yang Berkerumun di Wilayah Jakarta Utara

Pada tahun 2019, angka stunting menurun dari 37,2 persen menjadi 27,7 persen. Stunting sendiri, bagi pemerintah, merupakan tugas terbesar dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh.

Untuk mencegah stunting, pemerintah melakukan pemerataan ekonomi demi mengurangi tingkat kemiskinan, dan mencegah kematian pada ibu dan bayi yang baru lahir.

“Sehingga puncak bonus demografi di Indonesia pada 2030 tidak terbuang sia-sia,” mengutip laporan KSP.

Saat ini, pemerintah juga telah mengintegrasikan data kesehatan 48,3 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Data ini diambil melalui pemantauan kesehatan melalui aplikasi M-Health yang diakses melalui gawai. Setiap keluarga yang terdaftar pada aplikasi ini akan mendapat notifikasi status kesehatannya melalui 12 indikator.

Baca Juga  PSBB. Polsek Tambora Ringkus Bandar Narkoba 2 Paket Sedang Narkoba Jenis Sabu Di Sita

Upaya ini diharapkan dapat mengefektifkan langkah pencegahan penyakit.

Pengintegrasian data kesehatan diiringi dengan pengembangan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan balai kesehatan. Fasilitas laboratorium serta pengembangan industri obat juga terus dilakukan.

Pemerintah pun terus memperbaiki sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah memastikan setiap warga berhak mendapat pelayanan kesehatan lewat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan per 31 Agustus 2020, tercatat hampir 100 juta orang menerima bantuan iuran BPJS dari APBN dan lebih dari 20 juta orang menerima bantuan iuran dari APBD.

Sedangkan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha ada hampir 40 juta, Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah ada lebih dari 20 juta, PPU Penyelenggara Negara ada hampir 20 juta, dan bukan pekerja sekitar 10 juta.

(Anisha Aprilia)

Share :

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Bencana Banjir, Polsek Kebon Jeruk Gelar Latihan Evakuasi Penanganan Korban Banjir

Nasional

BNN Berhasil Gagalkan Peredaran 171 Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Kapsul NPS
Spesialis Curanmor Berhasil Dibekuk Polisi Setelah 8 Kali Beraksi

Kriminal

Spesialis Curanmor Berhasil Dibekuk Polisi Setelah 8 Kali Beraksi
Kapolda NTB: Patroli Protokol Kesehatan di Internal Masif sejak Pandemi

Nasional

Kapolda NTB: Patroli Protokol Kesehatan di Internal Masif sejak Pandemi
Tragis! Remaja 18 Tahun Nekat Bunuh Diri Diduga Depresi Akibat Merantau

Nasional

Tragis! Remaja 18 Tahun Nekat Bunuh Diri Diduga Depresi Akibat Merantau

Nasional

Tim Raimas Reborn Polresto Depok Berbagi Masker Gratis

Nasional

Dari Honai, Ini Pesan Yakob Molama Untuk Generasi Muda Papua,
Kapolres Metro Tangerang Kota

Kriminal

Penembakan Pemuda di Kota Tangerang, Polisi Temukan Peluru Senapan Angin di TKP