LIVE TV

Home / Kriminal

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:04 WIB

Seorang Pelaku Pencurian dan Penipuan Modus COD diamankan Polda Metro Jaya

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menggungkap Kasus Pencurian dan Penipuan yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Satu orang pelaku telah diamankan berinisial RMP yang melakukan pencurian dan penipuan satu buah Handphone.

Pelaku melakukan aksinya di area Polda Metro Jaya karena menganggap korban akan lebih mudah percaya terhadap pelaku. Pelaku menggunakan modus dengan cara membeli barang menggunakan aplikasi kemudian barang tersebut diantar ke Polda Metro Jaya dengan pembayaran di tempat (Cash On Delivery).

Baca Juga  Polres Bandara Soetta Ringkus 3 WN Nigeria dan Petugas Bea Cukai Gadungan

Pada tanggal 5 februari lalu, pelaku memesan satu buah handphone kepada korban selaku penjual yang nantinya akan dibayar di tempat. Lalu keesokan harinya pelaku dan korban melakukan pertemuan di tempat yang sudah dijanjikan lalu pelaku melakukan pengecekan barang.

“Tetapi pada saat itu si tersangka ini ambil alasan untuk ke belakang sebentar. Tetapi dia meninggalkan ransel untuk meyakinkan korban bahwa dia tidak kemana – mana. Namun setelah 30 menit korban merasa curiga” ucap Kabid Humas Yusri Yunus (18/02/2021)

Baca Juga  Kedua Pelaku Sindikat Pencurian Sepeda Motor Berhasil Diamankan Polres Metro Jakarta Utara

Pelakupun akhirnya melarikan diri dengan membawa satu buah handphone dengan tipe iPhone 11 dengan kisaran harga 13-15 juta rupiah.

Kini pelaku harus berhadapan dengan hukum karen melanggar pasal 363 Dengan ancaman 5 tahun penjara.

(Athallah/Aldi Peragi/Amartha)

Share :

Baca Juga

Kriminal

BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 4 Hektare di Aceh
TERNATE, - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) berhasil amankan dua pengedar narkotika, Pelaku berinisial RK (25) warga Desa Gosoma dan FP (24) warga Desa Gamsung. Penangkapan berawal dari laporan warga yang merasa resah dengan peredaran obat terlarang tersebut di lokasi tersebut. “Penangkapan bermula dari laporan masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika melalui jasa pengiriman,” katanya, Senin (21/9/2020). Setelah mendapat informasi tersebut, Tim opsnal Sat Resnarkoba langsung bergerak ke TKP. Dari hasil penyelidikan di lapangan, tim berhasil menangkap Rivandi Kadir di kantor jasa pengiriman di Desa Gura saat akan mengambil paket narkotika. Kepada polisi, pelaku mengaku jika barang tersebut merupakan milik Faisal Puni. Selanjutnya, Faisal ditangkap di lapangan Karianga. Dari hasil penangkapan, pestugas berhasil mengamankan barang bukti yakni berupa satu paket narkotika diduga jenis tembakau gorila/ganja sintetis seberat bruto 11,17 gram, dua buah handphone merek Nokia warna biru dan Realme C15 warna abu-abu. Pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Dia memesan secara online melalui media sosial facebook. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Kriminal

Satresnarkoba Halut Bekuk 2 Bandit Pengedar Narkoba, 1 Paket Tembakau Gorila Disita

Internasional

8 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Suriah
Cegah Penyelundupan Narkoba! Perbatasan Indonesia - Malaysia Diperketat Keamanannya

Kriminal

Cegah Penyelundupan Narkoba! Perbatasan Indonesia – Malaysia Diperketat Keamanannya

Internasional

Jaksa AS Selidiki Peran Trump Dibalik Kerusuhan Capitol Hall

Kriminal

5 Pelaku Perampokan di Jalan Karakatau, Empat Pelaku Berhasil Dilumpuhkan Tim Resmob Polrestabes Semarang

Kriminal

Aksi Pencurian Spion Mobil Tertangkap CCTV

Kriminal

Jadi Tersangka, Kapolda Metro Jaya Janji Akan Tangkap Rizieq Shihab