LIVE TV

Home / Nasional

Senin, 2 Agustus 2021 - 11:40 WIB

Soal Jalan Provinsi, Aktivis Wolwal – Alor Bakal Laporkan Kontraktor ke Kejati NTT

KALABAHI – Aktivis NTT asal Wolwal – Kabupaten Alor bakal melaporkan Kontraktor PT. Karya Baru Calisa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT di Kupang. Laporan tersebut terkait proyek peningkatan jalan provinsi ruas Watatuku (SP. Mola) – Mataraben yang menghubung antara Desa Wolwal – Wolwal Tengah-Wolwal Barat di Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor, yang dinilai asal jadi.

 

Laporan tersebut menyusul adanya temuan memprihatinkan terhadap kondisi jalan, Pasalnya baru saja selesai dikerjakan pada akhir Juni 2021 lalu, namun pada akhir Juli 2021 sudah terjadi kerusakan, beberapa lapisan aspal mulai terangkat dan terjadi retakan di bagian bibir jalan. Akibat dari kondisi ini membuat sejumlah masyarakat gerah dan menilai proyek ruas jalan yang menelan anggaran negara senilai Rp. 7 miliar lebih itu dikerjakan hanya asal jadi.

 

Erwin Steven Padademang, salah satu aktivis NTT asal Wolwal menegaskan para aktivis asal Desa Wolwal sementara membuat laporan terkait proyek jalan provinsi tersebut untuk dilaporkan ke Kejati NTT di Kupang. Pasalnya, Ia menduga pekerjaan tidak sesuai spek, jalan tersebut baru dikerjakan saja bibir jalan sudah cepat rusak. Kualitas pekerjaan jalan provinsi di wilayah Wolwal khususnya dan di kecamatan Alor Barat Daya umumnya patut dipertanyakan.

Baca Juga  Kampanye Di luar Jadwal, Calon Gubernur Sumbar Diperiksa Bareskrim Hari Ini

 

“Sementara ini beberapa pemuda Desa Wolwal lagi persiapkan Laporan terkait proyek jalan provinsi di Wilayah kecamatan Alor Barat Daya untuk dilaporkan Kejati NTT di Kupang. Karena kami menduga pekerjaan tidak sesuai spek, makanya bibir jalan baru dikerjakan saja sudah cepat rusak, kalau sudah dilaporkan ke penegak hukum kan bisa ditelusuri sesuai dokumen proyek. Kami pasti Lapor Kontraktor ke Kejati NTT. Kami yakin Kejati NTT sangat profesional dalam menangani persoalan-persoalan seperti ini,” tegas mantan Ketua Kerukuna Mahasiswa Nusa Kenari (Kemahnuri) Alor ini.

 

“Parkir motor di pinggir jalan standar satu saja, bekas standar motor di jalan langsung lobang dan retak. Mungkin saat mereka kerja itu aspalnya sudah dingin. Kalau bgini pastinya jalan tidak kuat,” kesal Erwin.

 

Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa aktivis asal Desa Wolwal yang ada di Kupang untuk bisa melakukan aksi damai di Kupang terkait proyek Jalan Provinsi di Wolwal. Namun karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga pihaknya masih melihat perkembangan untuk aksi damai.

Baca Juga  Polisi Amankan Penyebar Video Hoax Laundry Tentara China

 

“Jika situasi memungkinkan pasti teman-teman aktivis di Desa Wolwal akan Demo jalan Provinsi di Kupang. Kami bangun koordinasi terus karena saat ini juga masih dalam masa Pandemi global COVID-19,” ungkap Erwin.

 

Sebelumnya, Erwin juga sempat menyorot pihak kontraktor tidak melanjutkan pekerjaan cor atau penimbunan di area bahu jalan yang tidak diaspal sebagai upaya pelindung erosi. “Jadi pekerjaan jalan di mana-mana itu setelah selesai di kerjakan maka harus lansung diikuti dengan penimbunan tanah atau cor di bahu jalan. Bukan dilepas sampai berbulan bulan baru dilakukan penimbunan. Jangan mencari kambing hitam dari proses kerja yang tidak benar,” tambah Erwin.

 

Pantauan TRIBRATA TV HUMAS POLRI, Jum’at (30/7/2021) pagi, Kontraktor pelaksana proyek mulai melanjutkan pekerjaan melakukan penimbunan tanah putih di sepanjang bahu jalan di wilayah Wolwal.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Kontraktor pelaksana proyek PT. Karya Baru Calisa yang berusaha dikonfirmasi via WhatsApp, namun belum berhasil juga memberikan komentar.

 

(Leader Ismail)

Share :

Baca Juga

Nasional

Polisi Memeriksa Pihak Bandara Soetta Terkait Kerumunan Habib Rizieq Hari Ini

Nasional

Masuk Jateng Putar Balik, Polda Jateng Siapkan 14 Titik Posko Di Perbatasan Jawa Tengah
Kebakaran Gudang Mesin Jahit di Surabaya. 2 Petugas Pemadam Terluka saat Padamkan Api

Nasional

Kebakaran Gudang Mesin Jahit di Surabaya. 2 Petugas Pemadam Terluka saat Padamkan Api
Polda Metro Naikkan Kasus Aksi 1812 ke Tahap Penyidikan

Nasional

Polda Metro Naikkan Kasus Aksi 1812 ke Tahap Penyidikan

Nasional

Pahlawan Super Kampanyekan Protokol Kesehatan di Wilayah Kelapa Gading

Nasional

Kapolresta Bogor Kota Pimpin Pengamanan Aksi Unras Mahasiswa Tolak Omnibus Law
Kapolda Metro Jaya

Nasional

Kapolda Metro Jaya melakukan kunjungan kerja ke Sat Brimob Polda Metro Jaya

Nasional

Memperingati HUT Polantas ke-65, Kepolisian Republik Indonesia Kembali Gelar Baksos dan Rapid Test di Pool Mayasari Bakti