LIVE TV

Home / Internasional / Kriminal / Polri

Jumat, 27 November 2020 - 08:39 WIB

Terbukti Bersalah, 475 Terdakwa Turki Divonis Penjara Seumur Hidup

Turki, – Hakim pada pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada ratusan terdakwa yang terlibat dalam upaya kudeta empat tahun silam.

keputusan itu dibacakan pada Kamis kemarin. Dilaporkan ada 475 terdakwa yang terbukti bersalah melakukan upaya kudeta.Jumat (27/11),

Jaksa mengatakan para terdakwa terbukti merancang upaya kudeta dari Pangkalan Udara Akinci di Ankara.

Dalam persidangan itu, hakim menjatuhkan vonis 79 kali pidana seumur hidup kepada 19 orang, tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Sedangkan sisanya rata-rata mendapatkan satu kali vonis seumur hidup.

Mereka disebut terbukti melanggar undang-undang dasar serta berencana membunuh presiden.

“Pengadilan Turki akan terus menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab,” kata Menteri Hukum Turki, Abdulhamit Gul.

“Tidak ada satu orang pun yang boleh meragukan bahwa keadilan akan ditegakkan dan demokrasi akan menang,” lanjut Gul.

Baca Juga  TNI Terjunkan Pasukan Elite Untuk Cari Korban dan Puing Sriwijaya Air SJ182

Sebanyak 250 orang, sebagian besar rakyat sipil, tewas dalam upaya kudeta pada Juli 2016.

Saat itu pasukan Angkatan Darat mengerahkan kendaraan lapis baja ke jalan-jalan utama di Istanbul dan Ankara, dua kota terbesar di Turki.

Tentara saat itu menutup akses Jembatan Bosphorus di Istanbul. Sedangkan gedung parlemen di Ankara diserang bom.

Menurut amar putusan, perintah untuk membombardir gedung-gedung pemerintahan dan upaya membunuh Presiden Recep Tayyip Erdogan diberikan dari Pangkalan Udara Akinci.

Saat itu, Menteri Pertahanan Turki yang saat ini menjadi Kepala Staf Kepresidenan, Hulusi Akar, disandera di pangkalan udara itu.

Erdogan menuduh upaya kudeta itu dirancang oleh seorang ulama yang bermukim di Amerika Serikat, Fethullah Gulen. Namun, Gulen membantah tuduhan itu.

Baca Juga  RS Penuh, Malaysia Berlakukan Keadaan Darurat Hingga 1 Agustus

Gulen mulanya adalah sekutu dari Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan. Pengikut Gulen juga dilibatkan dalam pemerintahan.

Akan tetapi, keduanya pecah kongsi sejak 2013 karena rivalitas politik. Sejak upaya kudeta itu, pemerintah Turki terus memburu para pengikut Gulen, baik yang merupakan kalangan sipil atau militer.

Sampai saat ini aparat Turki menangkap sebanyak 100 ribu orang. Sedangkan 150 pegawai negeri sipil dan tentara yang dituduh menjadi pengikut Gulen dipecat.

Proses persidangan orang-orang yang terlibat kudeta juga terus bergulir. Selain itu, pemerintah Turki juga memperketat pemberitaan media massa yang mengkritik pemerintahan Erdogan.

(Tresia)

Share :

Baca Juga

Soal Sekolah Dibuka, Komisi X DPR Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai 2021

Nasional

Soal Sekolah Dibuka, Komisi X DPR Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai 2021
Upacara Pemberangkatan Kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara II FPU 12 Unamid dan FPU 2 Minusca.

Nasional

Upacara Pemberangkatan Kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara II FPU 12 Unamid dan FPU 2 Minusca.
China Wakili 26 Negara Kritik AS dan Negara Barat Soal HAM

Internasional

China Wakili 26 Negara Kritik AS dan Negara Barat Soal HAM

Kriminal

Dua Remaja Tertangkap Mencuri Sepeda Motor, Jadi Bulan – bulanan Warga Gunung Kidul
Tim Densus 88 Berhasil Menangkap 6 Terduga Teroris di Lampung hingga Sumbar

Nasional

Tim Densus 88 Berhasil Menangkap 6 Terduga Teroris di Lampung hingga Sumbar

Nasional

Sri Mulyani : Internet Masih Jadi Barang Mewah untuk Sebagian Masyarakat Indonesia

Nasional

Kejaksaan Agung Sita 20 Unit Kapal dan Mobil Ferrari Milik Asabri Heru Hidayat

Internasional

15 Anak-Anak Tewas Akibat Ledakan Di Afghanistan