LIVE TV

Home / Nasional

Sabtu, 5 Desember 2020 - 12:51 WIB

19% Persen Masyarakat Percaya Covid-19 Sebuah Konspirasi, Bima Arya Terapkan Sosialisasi

Bogor – Wali Kota Bogor, Bima Arya Menjelaskan bahwa ia telah terpapar virus Covid-19 dan telah berkehendak ingin menyelamatkan banyak nyawa. Pada 17 Maret 2020 lalu Bima Arya dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung menelepon Bima Arya. Pada awalnya ia mengaku hanya merasa seperti jetlag dan tidak enak badan karena kelelahan setelah kepulangannya dinas dari Turki. Selanjutnya kemudian ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan menjalani masa isolasi selama 22 hari. Bima mengatakan ia sempat mengalami beberapa gejala seperti pasien DBD.

“Jadi malam itu dibawa ke rumah sakit, mulailah masa berat selama 22 hari di rumah sakit. Gejalanya seperti demam berdarah, lemas pusing mual tetapi plus batuk,” kata Bima Arya melalui pesan tertulis tertulis, Sabtu (5/12/2020).

Baca Juga  BNN Berhasil Sita Ganja Seberat 450 kg di Bogor

Hal tersebut diungkap oleh Bima saat menjadi narasumber talkshow Satgas Covid-19 dengan tema Pandemi Belum berakhir: Patuh Protokol Kesehatan di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (4/12).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah melakukan survei kepada warga perihal pemahaman Covid-19. Survei tersebut bekerja sama dengan tim riset dari Lapor Covid-19 dan Social Resilience Lab Nanyang Technological University Singapore. Hasilnya terdapat 19 persen masyarakat percaya Covid-19 itu adalah teori konspirasi, 29 persen tidak percaya, dan yang terakhir 50 persen masih bimbang antara percaya dan tidak percaya.

Baca Juga  KPU Kota Depok Terima 4.049 Kotak Suara Untuk Pilkada

“Antara percaya dan tidak ini seperti dalam politik itu sering disebut swing voters, tergantung siapa yang ngomongin,” tuturnya.

Sosialisasi untuk masyarakat perihal Covid-19 akan mengutamakan untuk wilayah daerah, Bima menerapkan 2 strategi dalam sosialisasi bahaya Covid-19. Ia menerapkan sosialisasi dengan cara ketegasan dan kasih sayang.

“Ada model komunikasi yang harus selalu kita perbaiki. Sampai hari ini saya berkesimpulan kita ini memang harus memadukan antara ketegasan dan kasih sayang. Di Bogor semua didasarkan pada edukasi, kemudian kepatuhan dan law enforcement,” Jelasnya.

Share :

Baca Juga

Artis BJ di Tangkap Polres Tangsel Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kriminal

Artis BJ di Tangkap Polres Tangsel Terkait Penyalahgunaan Narkoba
Viral Pasangan Mesum di Kuburan Jatinegara Jaktim, Polisi Segera Selidiki

Nasional

Viral Pasangan Mesum di Kuburan Jatinegara Jaktim, Polisi Segera Selidiki

Nasional

Peduli Kesehatan Masyarakat. Bupati Kabupaten Bogor Gerak Cepat Dalam Penanganan Pasien Covid-19 di Wilayah Perbatasan

Nasional

Polisi Periksa Koordinator Lapangan dan Pembaca Doa Aksi 1812

Nasional

Komisi X DPR Minta Pemerintah Tunda Sekolah Tatap Muka Januari 2021
Ditesnarkoba Makassar berhasil gagalkan peredaran narkoba lintas provinsi 13kg sabu disita

Kriminal

Ditesnarkoba Makassar Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba Lintas Provinsi, 13Kg Sabu Disita

Nasional

Pegawai Negeri Sipil Kota Bogor Kembali dari Luar Kota Wajib Menjalani Tes Swab
Kapolri akan tempatkan Taruna Akpol pada Polda dengan gangguan kamtibmas tinggi

Nasional

Kapolri akan tempatkan Taruna Akpol pada Polda dengan gangguan kamtibmas tinggi